Apa Itu Penyakit Pullorum Pada Ayam Aduan Bangkok?
Home Artikel Apa Itu Penyakit Pullorum Pada Ayam Aduan Bangkok?
Artikel - Maret 31, 2019

Apa Itu Penyakit Pullorum Pada Ayam Aduan Bangkok?

Apa itu Penyakit Pullorum ?

Pullorum atau penyakit berak kapur adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus bakteri salmonella pullorum serta bakteri batang gram negatif. Penyakit pullorum merupakan salah satu penyakit ayam yang bisa menular dengan nama berak kapur atau BDW ( bacillary white diarrhea ).

Penyakit ini memunculkan mortalitas yang tinggi sekali pada anak ayam aduan usia 1-10 hari serta mempunyai waktu inkubasi 7 hari. Tidak hanya ayam laga saja, penyakit ini dapat menyerang unggas lainnya seperti kalkun, puyuh, merpati, beberapa burung liar serta bakteri ini dapat bertahan ditanah saat 1 tahun.

Di Indonesia penyakit pullorum adalah penyakit menyebar yang seringkali didapati. Walau semua usia ayam dapat diserang pullorum tetapi angka kematian paling tinggi berlangsung pada anak ayam aduan yang baru menetas. Angka morbiditas pada anak ayam aduan seringkali sampai lebih dari 48% sedang angka mortalitas atau angka kematian bisa sampai 90%.
Penularan Penyakit Berak Kapur

Penyebaran penyakit pullorum dapat berjalan dengan vertikal dan horizontal. Penyebaran pullorum dengan vertikal dapat melalui penyebaran dari induk pada anak ayam aduan melalui telur sedangkan penyebaran pullorum dengan horizontal dapat dibagi menjadi dua yaitu :

• Penyebaran lewat cara kontak langsung lewat unggas dengan klinis sakit serta unggas dengan status sudah pulih.
• Penyebaran tidak secara langsung, bisa lewat kontak dengan perlengkapan, kandang, serta litter yang telah terkontaminasi.

Apa Itu Penyakit Pullorum Pada Ayam Aduan Bangkok?

Gejala Penyakit Berak Kapur Pada Ayam Aduan

Gejala yang dapat terlihat pada ayam yang terserang virus berak kapur seperti : nafsu makan yang menurun serta lemas setiap saat, kotoran seperti kapur dan pada sekitar dubur terdapat kloaka yang sudah kering dan berwarna putih. Dibeberapa kasus kronis pada penyakit ayam aduan yang terserang penyakit berak kapur yang seperti ayam dengan jengger berwarna keabuan, mata menutup, sayap menggantung, bulu kusam dan lumpuh dikarenakan arthritis serta bergerombol.
Diagnosa penyakit berak kapur atau pullorum pada ayam aduan

Diagnosis penegasan pada penyakit pullorum bisa dikerjakan lewat cara isolasi serta identifikasi Salmonella pullorum yang bisa diambil lewat hati, usus ataupun kuning telur serta dibiakkan dalam medium. Pada ayam aduan bangkok yang telah pulih bisa diidentifikasi dengan gumpalan darah dengan cepat (rapid whole blood plate agglutination test).

Apa Itu Penyakit Pullorum Pada Ayam Aduan Bangkok?

Pengobatan Penyakit Berak Kapur Pada Ayam Aduan

Pengobatan pullorum dapat dilakukan dengan memberikan antibiotic seperti furozolidon, coccilin, tetra-chlor, dan trimezyn-s. Namun obat tersebut hanya mencegah kematian pada ayam aduan anda, tidak dapat menghilangkan infeksi penyakit tersebut. Selain itu dapat juga diberikan antibiotika golongan sulfa. Dari saran kami, dikarenakan penyakit berak kapur bersifat nular maka sebaiknya unggas yang terkontaminasi dan terinfeksi pullorum harus segara di musnahkan untuk menghindari menularnya ke ayam kesayangan lainnya.

Demikianlah sedikit info kami tentang “ Apa Itu Penyakit Pullorum Pada Ayam Aduan Bangkok “ semoga dapat membantu anda dalam merawat serta memberikan anda wawasan mengenai sabung ayam aduan anda yang terserang penyakit pullorum yang terkenal sangat mematikan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pakan Ayam Bangkok Dan Pola Pemberian Yang Tepat

Seorang botoh ayam tentu mengetahui bahwa pakan ayam merupakan salah satu hal yang terpent…